Kamis, 19 April 2012

SYADDU RIHAL ILAL AQSHA


 Perjalanan Menuju Pembebasan Masjid Al Aqsha

Gaza.. Gaza.. Gaza..
Semuanya bermula
Gaza.. Gaza.. Gaza..
Tanah para syuhada
Gaza.. Gaza.. Gaza..
Kemenangan kan nyata
Gaza.. Gaza.. Gaza..
Palestina merdeka
                Bersorak, bernyani, meloncat, sambil bertakbir  dan dengan suara lantang meneriakkan,
“Satu kata untuk palestina, BEBASKAN”
“Dua kata untuk palestina, BEBASKAN PALESTINA”
“Tiga kata untuk Palestina ,BEBASKAN PALESTINA ALLAHUAKBAR”
                 Begitulah kira-kira semaraknya acara penggalangan dana sekaligus pelepasan relawan berjumlah sekitar 8 orang ke palestina, bersama kurang lebih 8 orang teman-teman ku kami datang dari bogor untuk ikut andil dalam acara didepok itu.
                Izzatul islam, Arruhul jadid, dan beberapa grup nasyid lain ikut meramaikan acara tersebut, namun minus satu, sohaaaaaaaaaar gak adaaaaaaaa  , yap minus shoutul harokah, sibuk kali ya, andaikan ada wuiiih lengkap sudah , namun apalah daya Allah berkehendak mereka tak datang, namun izzis dan arruhul jadid pun rasanya sudah cukup membuatku dan teman-teman ku berkeringat karena loncat sana sini hahay mantep dah  
Ini Panggung Utama nya kawan,











Tau siapa orang tua disamping? Bukan , bukan kakek kakek nyasar , enak aja hha, beliau adalah taufik ismail bro, bersama dengan seorang pemuda dari palestin sedang membacakan puisi, udah tua namun semangat jihadnya luar biasa, salah satu yang dikirim ke palestina juga lo









              Nah inilah mujahid-mujahidah yang beruntung di kirim ke palestina kawan, sebenarnya kalau boleh dibilang mereka lebih ke perwakilan indonesia aja atau untuk perundingan gtu, kalau yang relawan bener mah udah pergi duluan kayak rombongan mer-c seperti pak jozerizal yang sedang mendirikan rumah sakit di gaza , semoga saja pembangunannya lancar amiin, nah masalahnya pertanyaannya sekarang kalau pak taufik ismail yang berumur kurang lebih 80 thun itu bisa di kirim kesana, lalu bagaimana dengan kita???? Pemuda pemuda tak jelas hha, gak gitu jga sih, tapi yah rasanya malu saja kalau memikirkannya, bagaimana pun yang lebih muda tentu saja secara logika jauh lebih berguna baik dari segi fisik maupun fikiran daripada seorang yang sudah memasuki usia senja. Yah target hmm, skrang tahun 2012 ya, 10 – 15 tahun lagi berarti sekitar tahun 2025 ane harus udah berangkat kesana, amiiin, tentunya setelah ke masjidil haram dan masjid nabawi, ada yang mw ikut? Bayar sendiri tapi  hhe :D






Gimana bro? Keren kan? Pengen ya? Haha makanya dateng doong , jangan ngomong doang peduli palestin , peduli ama Al-Aqsho, peduli ama islam, tapi pacaran gak berenti-brenti, berinfaq mikirnya luama banget, bla bla bla, wuih napa jadi sok alim gini –‘ haha ,gak gak becanda,  kita sama aja kok, cman saya hanya sedikit beruntung dapet lingkungan yang alhamdulillah mendukung, pokoknya dimana kita berada mari sama sama memperbaiki diri dan lakukan lah yang terbaik untuk agama ini okee :D

Sebagai penutup mari kita bersorak , loncat-loncat sambil sesekali takbir yoo hhay,
menapaki langkah-langkah berduri
menyusuri rawa, lembah dan hutan
berjalan diantara tebing jurang
smua dilalui demi perjuangan

letih tubuh di dalam perjalanan
saat hujan dan badai merasuki badan
namun jiwa harus terus bertahan
karna perjalanan masih panjang

kami adalah tentara Allah, siap melangkah menuju ke medan juang
walau tertatih kaki ini berjalan
jiwa perindu syahid tak akan tergoyahkan

wahai tentara Allah bertahanlah,,
jangan menangis walau jasadmu terluka
sebelum engkau bergelar syuhada
tetaplah bertahan dan bersiap siagalah
JEJAK – Izzatul Islam



Tidak ada komentar:

Posting Komentar