Sabtu, 05 Mei 2012

Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%


Bab I dari Buku : Masa Lalu Uang & Masa Depan Dunia
Penerbit : Pustaka Pohon Bodhi (Oktober 2007)

Terjemahan dari artikel : Larry Hannigan


sebuah dongeng sebelum memulai...

Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%

Fabian sangat bahagia karena dia akan menyampaikan sebuah pidato ke masyarakat besok. Dia selalu menginginkan kekayaan dan kekuasaan dan sekarang impiannya akan segera menjadi kenyataan. Dia adalah seorang tukang emas, mengukir emas dan perak menjadi perhiasan, tetapi semakin lama semakin tidak puas karena harus bekerja keras dalam hidupnya. Fabian menginginkan kesenangan, dan juga tantangan, dan sekarang rencana barunya siap untuk dimulai.

Selama puluhan generasi, masyarakat terbiasa dengan sistem perdagangan barter. Seseorang akan menghidupi keluarganya dengan memproduksi semua yang mereka butuhkan ataupun mengkhususkan diri dalam perdagangan produk tertentu. Kelebihan dari yang dia produksi, akan dia tukarkan dengan kelebihan barang lain yang diproduksi orang lain.

Pasar setiap hari ramai dan bersemangat, orang-orang berteriak dan melambaikan dagangannya. Sebelumnya pasar adalah tempat yang menyenangkan, tetapi sekarang jumlah orang terlalu banyak, pertengkaran pun semakin banyak. Tidak ada lagi waktu untuk ngobrol dan bercanda, sebuah sistem yang lebih baik mulai diperlukan.


Secara umum, orang-orang relatif bahagia, dan mereka menikmati buah dari hasil kerja keras mereka.

Di setiap komunitas dibentuk sebuah pemerintahan yang sederhana yang tugasnya menjaga agar kebebasan dan hak setiap anggota masyarakat dilindungi dan untuk memastikan bahwa tak seorang pun akan dipaksa untuk melakukan hal yang tidak dia inginkan oleh siapapun juga.


INI ADALAH TUJUAN SATU-SATUNYA DARI PEMERINTAH (GOVERNMENT) DAN SETIAP ANGGOTA PEMERINTAH DIPILIH SECARA SUKARELA OLEH ANGGOTA KOMUNITAS YANG ADA.

Jumat, 04 Mei 2012

Serumpun Tapi Tak Sama


(Catatan Perjalanan bag 2 ^^ )


“Kita berperang untuk kita, namun kita akan menggunakan akses dana Negara lain untuk membiayainya” – Meshulam Nahari ( Menteri Perekonomian Israel)
“Hancurkan kaum yahudi ya Allah sebagaimana engkau menghancurkan mereka dulunya di Benteng khaibar” - Abu Sulaiman (panglima hamas)
“Bergembiralah untuk syahid, wahai jiwa. Karena engkau akan dikaruniakan tubuh yang baru di hadapan rabbmu.” - Hasan ( wakil pimpinan pasukan hijau)
“Hari ini mereka telah merasakan sedikit ketakutan, seperti ketakutan yang mereka berikan kepada anak-anak, ibu-ibu dan saudara-saudara kita.” – Ismail Haniyah ( Perdana mentri otoritas Palestina)

        Begitulah sedikit cuplikan dari sebuah novel berjudul “The Gate of Heaven” karangan R.H. Fitriadi. Walaupun ini sebuah novel namun kisah ini didasari dari fakta akurat dan perkembangan harian di gaza. Lokasi tempat dan situasi kejadian seratus persen nyata. Sebagian nama pelaku benar adanya, dan tulisan ini juga mengarah kepada suatu kebenaran yang paling nyata. Terlepas kita mau percaya atau tidak, terlepas apabila sebagai anak ekonomi saya akan mengatakan bahwa ini hanya sebuah pernyataan agar membuat novel ini laku, seperti halnya apabila kalian juga telah membaca buku-buku karya Zaynur Ridwan, salah satunya berjudul Novus Ordo seclorum ( Tatanan Dunia Baru) yang bercerita ttg berbagai konspirasi yahudi, dibuat menjadi sebuah novel agar lebih menarik, buku yang bahkan membuat kita merasa tak ada tempat lagi dibumi ini yang tidak terjamah oleh mereka, hingga tujuan akhirnya adalah membuat dunia baru di bawah kekuasaan mereka. Kita bisa percaya atau tidak, namun saya rasa hal-hal seperti ini perlu untuk kita ketahui kawan, karena apa? Tak lain adalah mereka adalah salah satu musuh utama kita sebagai umat islam, bagaimana mungkin kita akan berperang kalau kita tidak mengetahui kekuatan lawan? Dalam permain catur itu, yang paling hebat merancang strategi belum tentu dialah yang menang, namun siapa yang bisa membaca pergerakan lawan, lalu dapat meredamnya sudah bisa di pastikan dia tidak akan kalah. Mengerti maksudku? Jangan terlalu focus kepada kekuatan kita, pelajari juga kekuatan lawan, yah begitulah. Atau anda bukan orang muslim? Wah berarti tulisan ini bukan untuk mu kawan ;)
        “hey tih, kepalamu gak pusing”
        “ loh kenapa pusing? Buku ini gak seberat buku-buku fisika dasar kok”
        “gak makudnya bisa-bisanya disaat seperti ini baca buku.”
“lah terserah ane dong, yang jelas kan gak ada larangan baca, yang ada kan hanya larangan mengaktifkan hp dan apalah itu. Week “
        “yah terserah mulah” . sahut kawan ku kesal

        Diatas ketinggan puluhan ribu kaki dari dasar laut, diatas sebuah burung besi raksasa, di dalam pejalanan menuju negeri seberang, disinilah saya sekarang. Sedang menikmati penerbangan  Indonesia-malaysia, rasa kantuk yang tak kunjung datang memaksa ku untuk membuka sebuah novel tentang perjuangan saudara kita di palestina. Hanya sekadar mengisi waktu dan saya menikmati itu. Setelah jantung ini dibuat sedikit deg-degan ketika melakukan perjalanan dari bogor menuju bandara, ditengah-tengah pertanyaan “apakah saya jadi berangkat?, apakah saya akan ditinggal, dan bla bla, akhirnya begitulah semua berakhir gembira hho.