Umar bin Al Khattab berkata : “hisablah dirimu sebelum dihisab, dan timbanglah
sebelum ia ditimbang, bila itu lebih mudah bagi kalian dihari hisab kelak untuk
menghisab dirimu dihari ini, dan berhiaslah kalian untuk pertemuan akbar, pada
saat amalan dipamerkan dan tidak sedikitpun yang dapat tersembunyii dari
kalian.”
Saudaraku sekalian, pernahkah kita menyendiri dan menghisab apa yang telah
kita katakan dan kita perbuat ? pernahkan kita satu hari menghitung keburukan
kita sebagaimana kita menghitung kebaikan ? bahkan apakah kita pernah
mengkhayal tentang ketaatan kita yang kita banggakan ? bila kita mendapatkan
bahwa kebanyakan dari amalan kita itu dipenuhi dengan riya' lalu bagaimana
mungkin kita dapat bersabar pada keadaan seperti ini, sedangkan perjalanan
hidup ini selalu penuh dengan liku liku dan godaan, bagaimana mungkin kita akan
menghadap Allah sedangkan kita dipenuhi dengan beban dan dosa-dosa ? Karena itu
marilah kita mulai berbenah diri , salah satu caranya dengan muhasabah diri
sendiri.
Beberapa macam muhasabah diri
Muhasabah diri terbagi menjadi dua : sebelum perbuatan dan sesudah
perbuatan.
1.Macam yang pertama : muhasabah diri
sebelum perbuatan yaitu seorang hamba melihat awal kemauannya, dan jangan
bersegera beramal hingga jelas perioritas amalannya. Al Hasan berkata : Allah
memberikan rahmat kepada seorang hamba yang melihat tujannya, bila tujuannya
karena Allah dia melakukannya, dan bila tidak dia mengakhirkannya.
2.Macam yang kedua : muhasabah diri setelah
perbuatan
Cara bermuhasabah diri
Imam Ibnul Qoyyim RA menyebutkan bahwa muhasabah diri dapat dilakukan
dengan :
Memulai dari melihat perbuatan-perbuatan yang wajib, bila dia
mendapatkan kekurangan maka usahakan memenuhinya.
Kemudian larangan-larangan Allah, bila dia mengetahui bahwa dia
telah berbuat satu dosa, maka tutuplah dengan taubat, istighfar dan kebaikan
yang dapat menghapusnya.
Bermuhasabah diri atas kelalaian, dan menutupinya dengan dzikir
dan menghadap Allah.
Bermuhasabah diri atas gerak-gerik anggota tubuh, ucapan lisan,
perjalanan kedua kaki, perbuatan tangan, dan pendengaran kedua telinga, apa
yang kamu inginkan dengan ini semua ? dan untuk siapa dia melakukannya ? dan
demi apa kamu melakukannya ?
Beberapa faedah muhasabah diri adalah :
1.Melihat aib diri sendiri, dan barang siapa
yang tidak mampu melihat aibnya sendiri maka dia tidak mungkin
menghilangkannya.
2.Bertaubat, menyesal dan berusaha mengganti
yang tertinggal dikala mampu.
3.Mengetahui hak Allah, karena dasar
muhasabah diri adalah bermuhasaba atas keteledorannya terhadap hak Allah.
4.Merasa banyak salah dihadapan Allah.
5.Mengetahui kebaikan Allah, ampunan, dan
rahmat-Nya terhadap hamba-Nya bahwa Dia tidak menyegerakan memberikan balasan
walaupun mereka telah berbuat kemaksiatan dan pelanggaran.
6.Mencoba menghilangkan ujub dan riya'
terhadap amalan.
7.Berusaha sekuat mungkin untuk taat dan
meninggalkan kemaksiatan agar mempermudah muhasabah.
8.Mengembalikan hak-hak pada pemiliknya, dan
meminta kerelaannya, dan berbudi baik, ini merupakan buah dari muhasabah yang
paling besar.
Mari kita lihat para kebiasaan sahabat Rasul ketika dahulu kala,
ØAbu bakar As shiddiq RA : dia banyak menangis, dan dia berkata :
menangislah kalian, bila tidak dapat menangis maka berusahalah menangis, dan
dia berkata : demi Allah saya lebih senang menjadi pohon yang dapat dimakan dan
dapat dijadikan tongkat.
ØUmar bin Al Khattab RA membaca surat At Thur dan ketika sampai
pada firman Allah yang berbunyi: “sungguh azab tuhanmu pasti terjadi” (QS. At
Thur: 7) dia menangis dan tangisnya semakin menjadi hingga dia jatuh sakit dan
dia selalu membiasakan itu. Suatu saat dia melewati ayat pada wirid malamnya
dan membuatnya takut, dia tinggal dirumah beberapa hari dan orang-orang
menjenguknya, mereka mengiranya sakit, dan pada wajahnya terdapat dua garis
hitam disebabkan menangis.
ØUtsman bin Affan RA bila dia berdiri diatas kuburan dia menangis hingga
jenggotnya basah, dan dia berkata : andaikata saya berada antara surga dan
neraka, saya tidak tahu kemana saya diperintahkan, maka saya akan memilih
menjadi debu sebelum saya mengetahui kemana saya akan kembali.
ØAli bin Abi Thalib RA : dia banyak menangis dan takut, dan banyak menghisab
dirinya. Dan ketakutannya yang paling besar adalah dari dua hal : panjang
cita-cita dan mengikuti hawa nafsu. Dia berkata : adapun panjang cita-cita akan
melupakan pada akhirat, dan adapun mengikuti hawa nafsu maka akan menutup dari
kebenaran.
Beginilah keadaan para salaf kita, mereka mendekatkan diri pada Allah
dengan segala ketaatan, dan berlomba-lomba dengan beragam perbuatan yang dapat
mendekatkan dirinya pada Allah, dan mereka menghisab dirinya atas keteledoran,
kemudian mereka merasa takut bila amalan mereka tidak diterima Allah. Sekarang bagaimana
dengan kita? Bagaimana dengan ibadah kita selama ini? Jangankan menangisi
kesalahan kita, untuk shalat ke masjid saja terkadang kita masih sulit, sedikit
beramal tapi panjang ceritanya, seakan-akan amal kita sudah pasti di terima,
karena itu marilah kita saling menghisab diri kita masing-masing sebelum kelak
Allah yang maha teliti akan menghisab semua amal kita.
“Gpp bi , cman mw ngasih tw tadi ada kakak kelas yg bisnis
travel mau nawarin kyk staditur gtu ke malaysia dan singapur bi.”
“Wah gtu ya? Staditurnya dalam rangka apa emang? Trus mw
kemana aja disana bang?”
“Nah mngkin cuman sekedar ngisi liburan kali , katanya sih
kunjungan ke unversitas-unversitas disana, trus sama bank-bank syariah disana
bi, gtu yang abang denger kali aja abang bisa lanjut S2 disana ”.
“ Hm, biayanya berapa bang?”
“Wah abang gk tau, gak ikut sampe abis sih, gak terlalu
tertarik. Kayaknya sih mahal jadi abang lngsung balik ke kamar”
“ Abang mw ikut?”
“ Wah Kalau ditanya ya maulah, hehe”
“ Ya udah , kalau abang mau ikut aja staditurnya”
“Haaaaaaaaaaaaa?”
Begitulah
sekilas percakapan yang kira-kira satu atau dua bulan lalu yang rasanya sulit
saya lupakan, mengejutkan, tidak percaya, aneh , janggal, haha itulah yang saya
rasakan setelah menerima jawaban abi di telpon, buru-buru saya iyakan dan tutup
telponnya agar abi tak berubah fikiran hhi , biasanya sih, abi pelit, gak
pelit-pelit amat juga sih , tapi cukup pelit kalau tentang hal-hal yang menurut
beliau tidak penting, misalkan saja ketika liburan semester satu kemaren, saya
dan kawan – kawan sudah mengatur rencana perjalanan dari palembang menuju
bandung, bahkan villa kawan di bandung sudah siap sedia, namun apa yang
terjadi? Abi tidak mengizinkan saya pergi, kesal sedih kecewa sudah pasti,
karena dari sekitar 8 orang kawan , saya sendiri yang tak jadi berangkat, sempat
berfikir mau “maksa” pergi dgn uang sendiri tapi tak sanggup, akhirnya saya
mengisi waktu libur saya di rumah paling jauh ke tempat kakek. Begitu juga
ketika ada wisata sekolah ke Bali, abi bahkan tidak pernah menggubrisnya.
Itulah sedikit dari “kepelitan” abi, ups cukup dah, ntar kalau di baca nya uang
jajan bulan depan bisa di stop lagi haha :D
Oke lanjut,
mendengar abi berkata, “ Ya udah kalau abang mau ikut aja staditurnya” seketika
itu juga jantung saya berdegup kencang , seakan-akan mau loncat keluar, bohong
banget –‘ , kenapa? Yah wajar saja, perjalanan dari palembang ke bandung yg
saya rasa biayanya tak terlalu mahal saja tak diperbolehkan, apalagi perjalanan
keluar negeri yang kata orang muahal dan tidak pernah terfikirkan juga ,
mengisi liburan semester pertama kuliah ke luar negeri, sesuatu yang aneh dalam
hidup saya selama ini. Abi memang aneh , jalan fikirannya kadang sangat sulit
di tebak, emang dukun mau baca jalan fikiran hha, Namun insting dari anak yang sering melawan
akhirnya keluar, wah jarang-jarang nih, kali aja abi lagi dapet rezeki,
bisnisnya lagi lancar, ada uang sekarung jatuh di belakang rumah, atau apalah
itu saya tak peduli, saya tutup telponnya dan buru-buru bertanya serta mencari
info tentang staditur itu.
Sekitar 2
minggu sebelum keberangkatan, paspor serta dokumen penting semua telah saya
urus, namun tiba-tiba ummi menelpon, “bang, ntar pas libur abang harus pulang
ke palembang ya, mw buat e-ktp, petugasnya gak mau ngurus satu-satu, semua
keluarga yg mw bwat ktp harus dateng biar ngurusnya sekalian”. Mampus,
bagaimana iniiii, bagaimana kalau gak jadi berangkat, yah nasib nasib , mungkin
memang tak pernah di takdirkan pergi liburan kali saya ini, begitulah fikirku.
Akhirnya saya dan kakak tercinta eh gak make tercinta ding, akhirnya saya dan
kakak saya yg bernama anide, “e” yang di
ujung bukan salah ketik tapi sengaja haha, kami pulang ke palembang untuk membuat e -ktp atau apa itulah yang menurut saya sangat
mengganggu. Jadwal saya berangkat ke
malaysia tanggal senin tanggal 30 januari, dan sampai sekitar tanggal 25
januari saya belum jelas akan tanggal berapa menyelesaikan e-ktp itu, di urus saja belum, apakah langsung selesai
habis di urus, kalau butuh beberapa hari gmana?? ya Allah akankah benar benar
di cancel perjalanan saya itu , kalau kalian jadi saya apa yg akan kalian
lakukan? Nangis ya? Saya gak yee :p haha,
namun ternyata malem nya kami mengurus e-ktp itu, dan ternyata lagi tak
perlu ditunggu sampai selesai, katanya sih makan waktu sekitar 4 bulan, buat
ktp apa mw renovasi rumah sih tu pak lurah sampai 4 bulan? Ntahlah bukan urusan
ku, yang jelas akhirnya aku jadi berangkat karena alhamdulillah tiket sudah
dipesan untuk tanggal 28 sehingga aku bisa segera kebogor dan tanggal 30 nya
aku terbang menuju kuala lumpur ^^
29 Januari
2012 malam ,di kota bogor,
Sibuk,
packing sana sini kayak orang mw pindahan, baju terbaik di siapkan , gimana
gak, pengalaman pertama keluar negeri boy hehe, dan akhirnya skitar jam 11 saya
putuskan untuk segera tidur karena pesawat nya dijadwalkan akan berangkat jam 09.00 , berarti
saya sudah harus tiba pukul 07.00 untuk check in di bandara soeta, dan dari bogor ke bandara memakan waktu
sekitar 2-3 jam menggunakan bus, berarti secara logika matematik, cuih gayanya
sok anak ipa hha, saya harus sudah berangkat jam 4 atau paling lambat jam 5 pagi
, yah kita lihat saja saya bangun jam berapa besok..
30 Januari 2012, Dini hari,
Allahuakbar
Allahuakbar, adzan magrib berkumandang, eh maksudnya azan subuh, berarti? Ini udah
mau jam limaaaa? Mandi gak ya? Rasanya sih sempet mandi tapi gak tw deh mandi
apa gak saya lupa, langsung siap-siap untuk berangkat, saya sms khalis, teman
satu asrama di STEI TAZKIA, kamarnya ada di lantai dua, nama lengkapnya
Nurcholis Majid, sang tokoh yang katanya liberal dan sedikit bermasalah, tapi
Insya Allah kawan saya gak kok , dia mewarisi kecerdasan sang tokoh tapi tidak
dengan liberalnya, sama-sama lulusan SMA membuat saya dengan khalis banyak
persamaan pemikiran, tapi jangan salah ilmu agamanya lumayan tinggi, fiqh
muamalah dikuasainya juga, begitulah sekilas ttg kawan saya yg sama-sama dapat
rezeki berangkat melihat negeri orang.
“ Lis, udah siap belum? Udah shubuh nih, berarti kita shalat
shubuh dlu disini baru berangkat kebandara.”
“wah bentar, lagi packing nih, kta berangkat abis shubuh juga
kan?”
“walah buruan kalau bisa kita gk usah ikt jamaah , kita
shalat di belakang aja berdua, jamaah juga kan hehe”
“oke oke , bentar bentar.”
Namun memang
takdirnya harus jamaah dengah syaikh ramadhan, salah satu dari skitar 20 an
syeikh syaikh dari Al-Azhar yang dikirim ke Indonesia untuk mengajar , dan
salah satunya berada di kampus kami ini, dan ternyata Allahuakbar, Allah maha
besar, sang syeikh membacakan salah satu surah di juz 30, juz 30 nya sih gk
masalah tapi yah surat nya pembuka juz 30 sih , udah ketebak kan? Yap An- Naba’
, hmm gak terlalu panjang sih cman 40 ayat , lumayan membuat saya dan khalis
tidak khusyuk shalatnya , keringat
mengucur, fikiran melayang layang ke bandara soeta, teringat perkataan kak
shutan sang pemandu perjalanan atau biasa disebut tourguide ya, “kalau jam 7
tak di soeta, bisa bisa ketinggalan pesawat, kalau ada yang ketinggalan
daripada acara di cancel , ya jelas yg terlambat itu ditinggal. Assalamu’alaykum
warohmatullah wabarakatuh, akhirnya salam dan shalat pun selesai, melirik jam
tangan yg Insya Allah akan saya jaga sampai kapanpun, hadiah ummi pulang dari
umroh, kalau ilang kurang ngajar bner ya –‘ hha, pukul 05.30 WIB , teng tong mampus secara logika
matematik , brangkat sekrang berarti klw 2 jam nyampai jam setengah 8 ,
sedangkan dari kampus ke tempat pemberhetian bus harus naik angkot dlu, yah klw
hoki bisa 15 menit tapi kalau macet ampe stengah jam, berarti jam 6 baru bisa
berangkat, kalau jam 6 berangkat berarti paling cepat nyampai soeta jam 8 dan
kalau nyampe jam 8 bakal susah check in
dan dan dan haaaaa, pikiranpun kacau, “ lis ayo buruan, cepeeet” sahut ku dr
luar mesjid, tak sempet zikir , doa , al- ma’tsurat apalagi shalat sunnah, ya iyalah mana ada
shalat sunnah abis shubuh haha , dan benar sesuai perkiraan jam 6 kami baru
berangkat menuju soeta.
Di bus damri yang nyaman kurebahkan kepalaku
sejenak melupakan segala fikiran yang tadi terfikirkan, kenapa? Ternyata kak
shutan yang merupakan pemandu ikut sama-sama kami naik damri, saya kira dia
akan naik BMW nya langsung menuju bandara, ternyata dia peduli sama saya, eh
gak ding soalnya saya tidak sendiri sih, selain khalis ada 3 akhwat dan 3 orang
kakak kelas yang sama-sama naik damri dan yang lainnya berkumpul di bandara,
jadi secara logika dan bukan logika matematik tapi kali ini, ini sebuah logika
kepastian , “kalau kak shutannya aja di depan mata saya, kalau kami ditinggal
pesawat berarti dia juga ditinggal, kalau dia ditinggal gak mungkin tu
orang-orang keliling sendiri di negeri sebrang, berarti? Saya dan Khalis aman,
Alhamdulillah , terima kasih syaikh Ramadhan, loh? Hha maksud saya terima kasih
ya Allah, husnudzon saja , Allah sedang iseng terhadap kami, dan ternyta shalat
itu tak pernah menimbulkan masalah kok kawan, jadi bagaimanapun sibuknya
tetaplah shalat dalam keadaan apapun, tak percaya, mw contoh? Oke sekaran gini,
Kalaupun saya tadi memaksa untuk ttp terus ke bandara tanpa shalat shubuh dlu
karena yakin akan telat , apa yg terjadi? Yah saya Insya Allah tidak akan
telat, namun shubuh saya pasti ketinggalan, dan meninggalkan shalat malah
membuat hati tak tentram, dan kalau hati tak tentram biasanya sih akan bnyak
timbul masalah selanjutnya, yah itu hanya sedikit masukan, yang percaya
silahkan yang gak ya terserah, tulisan-tulisan saya haha.
Lanjut? Okee , waktu menunjukkan
pukul tujuh , kami baru separuh perjalanan, hm harusnya sih udah harus check in,
tapi namanya juga Indonesia, “budaya ngaret itu tetap berakar , nantilah saya
ceritakan bagaimana di singapur kalau
telat sdikit ya udah ditinggal, you know? time is money bro ;) . dan ternyata
teng nong muaceeet , haha tak taulah saya bakal jadi apa ini, klw semua di
cancel kyknya tidak ada orang yang patut di salahkan selain saya dan khalis,
tak perlu saya jelaskan mengapa, tapi yah iseng-iseng aja dah saya jelaskan
lagi , salah satu penyebab utama keberangkatan kami terlambat adalah krn saya
baru tiba di pemberhentian bus jam 6 , sedangkan kak shutan udah siap dari jam
5 , berarti saya dan khalis udah bisa disebut sumber kekacauan bila
kberangkatan ini di cancel toh? Hha peduli apalah pikir saya.
Pukul 08.00 WIB
kami belum tiba juga di bandara soeta, heeey
serius nih? Iya kawan, ini tak direkayasa, pesawat Internasional keberangkatan
09.00 WIB namun satu jam sebelumnya sekitar 8 orang penumpangnya masih di bus
damri? Mending kalau udah di bandara, tinggal checkin , ngurus imigrasi yg saya
rasa lumayan memakan waktu, tapi ini masih di bus, macet pula, apa kata dunia? Haha.
Begitulah semuanya mulai gelisah , saya ? yah dari awal udah gelisah sih jadi
biasa aja, gak tau malu bener yak , dan
bus pun tiba di bandara skitar pukul 08.30 WIB
Bandara Soekarno Hatta, Setengah jam
sebelum keberangkatan.
“dari mana saja kaliaaaan?” Sahut kakak2
yang saya lupa namanya dengan nada yang begitu kesal. Tak perlu saya jelaskan
lagi apa sebab kekesalannya , langsung berlari , mengurus pasport, menju petugas
imigrasi, apa yang kata orang “the power of kepepet” itu saya buktikan, padahal
ini pertama kalinya keberangkatan internasional saya, tapi rasanya dari satu
petugas ke petugas lainnya saya sudah biasa seakan akan tiap minggu keluar
negeri, dikarenakan mengejar waktu dan tepat jam 9 kurang satu menit kali ya, “maaf
mba pesawat lion air tujuan malaysia yang jam 09.00 gerbang mana ya?”, “gerbang
sana mas” (lupa nama gerbangnya :D ) tapi silahkan tunggu dulu karena
pesawatnya di delay , mngkin sekitar jam setengah 10 baru berangkat. “Subhanallah”
, maha suci Allah yang segala isi langit dan bumi ini berada di tangannya, baru
kali ini kata-kata “delay” menyejukkan hati haha, yah seketika hilang kekhawatiran
akan ditinggal pesawat karena satu kata “delay”. Satu kata yang sangat
mengesalkan, satu kata yang membuat kita bisa menunggu ntah berapa lama itu
kini makna nya berbeda yah begitulah, saya yakin semua ini sudah diatur dan di rekayasa
oleh sebaik-baik pengatur, tidak lain Allah S.W.T, tuhan semesta Alam, Allahuakbar.
Grup Matriks
Diruang tunggu saya bercanda bersama
khalis dan oh ya saya lupa mengenalkan, dari matriks ( anak STEI Tazkia
angkatan pertama yang masuk asrama di daerah darmaga terlebih dahulu, semester
3 baru kampus kami pindah ke Sentul) ada 5 orang anak matriks, itu yang ikhwannya, yang akhwat nya ada berapa ya, klw gak salah sih ada sepuluh atau sebelas atau dua belas atau tujuh puluh delapan orang ya tak taulah, waktu saya terlalu mahal untuk menghitung mereka satu persatu, wedew gayanya haha, nah inilah lima orang ikhwan itu, pertama namanya
langsung nama panggilan ajalah toh kalian juga tak peduli nama aslinya, biasa
di panggil kang reza, sudah pernah umroh, orangnya yah gtulah nurut sih, dan
dia punya suara yang bagus, tak heran menjadi vokalis utama grup nasyid
matriks, yang kedua namanya Haris, berasal dari keluarga militer, karena itulah
dia tertarik dengan dunia-dunia tentara, tapi posturnya,bukan maksud menghina
ya, “bukan tentara banget dah” hhe, agak gendut memakai kaca mata, macem
anak-anak culun disekolahan gtulah, kayaknya sih pinter, dan hobby nya suka
foto, tapi bukan di foto melainkan memfoto orang-orang, dan selanjutnya namanya
kasyfi, laki-lak keturunan arab, mukanya arab banget dah, sampai biasa di
panggil onta hha, biasa juga dipanggil kaspong karena dia juga akrab dengan
akhwat, asyik sih orangnya tapi rela bagi-bagi? Iklan banget yak –‘ Haha dan
keempat khalis dan saya sendiri sehingga kami disebut grup “matriks” kami
bercanda ria menunggu keberangktan yang sepertinya akan sangat menyenangkan. ^^
Riba satu kata yang mungkin sedikit
asing di telinga kita, satu kata yang mungkin tidak begitu penting bagi
sebagian individu, namun ketahuilah dengan satu kata ini, bisa membawa kita ke
neraka , naudzubillah min zalik. Baiklah sekarang saya akan sedikit berbagi
pengetahuan tentang riba. Apa itu riba? Riba secara bahasa adalah ziyadah atau
tambahan, dan secara istilah pengertiannya adalah setiap penambahan yang
diambil tanpa adanya satu transaksi pengganti atau penyeimbang yang dibenarkan
syariah. Atau bisa diartikan penambahan atas harta pokok tanpa
adanya transaksi bisnis riil. Atau tambahan yang disyaratkan dalam transaksi
bisnis tanpa adanya iwadh atau padanan yang dibenarkan syariah atas penambahan
tersebut.
Sebelum
datangnya Islam, Allah telah mengharamkan riba bagi orang-orang yahudi
sebagaimana yang telah disebutkan dalam kitab taurat, tetapi mereka berdalih
dengan berbagai alasan dan penyimpangan untuk menghalalkan riba.Ketika zaman jahiliyah, riba
berkembang pesat di masyarakat, dan menghalalkan berbagai cara untuk
mendapatkan harta.
Sebelum
memasuki riba lebih jauh mari kita lihat tahapan-tahapan mengapa riba
diharamkan dalam Al-quran.
ØPertama : menolak anggapan bahwa pinjaman
riba yang pada dhahirnya seolah-olah menolong mereka yang memerlukan sebagai
suatu perbuatan mendekati atau taqarrub kepada Allah.
"Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia
bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan
apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan
Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan
(pahalanya). (Rum: 39)
ØKedua : riba
digambarkan sebagai suatu yang buruk. Allahmengancam dengan balasan yang keras kepada orang Yahudi yang memakan
riba. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran (Qs.An nisa : 160-161)
“Maka
disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas (memakan makanan)
yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka
banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah,
Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang
daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang
batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu
siksa yang pedih.”
ØKetiga, Allah
mengharamkan riba yang berlipat ganda. Sedangkan riba yang tidak berlipat ganda
belum diharamkan.
"Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu memakan riba dengan berlipat-ganda dan bertaqwalah kamu kepada
Allah supaya kamu mendapat keberuntungan." (Q.S. Ali Imran: 130).
“Ayat ini turun pada tahun ke 3
hijriyah. Secara umum ayat ini harus dipahamibahwa kriteria berlipat-ganda bukanlah merupakan syaratdari terjadinya riba(jikalau bunga berlipat ganda maka riba
tetapi jikalau kecil bukan riba), tetapi ini merupakan sifat umum daripraktek pembungaan uang pada saat itu”.
ØTahapan keempat, Allahdengan jelas dan tegas mengharam-kan apa pun
jenis tambahan (riba) yang diambil dari pinjaman baik bunga yangkecil maupun besar. Ini adalah ayat terakhir
yang diturunkan menyangkut riba.
"Hai
orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dantinggalkan sisa-sisa
(dari berbagai jenis) riba jika kamuOrang-orang yang beriman.“ (Q.S Al Baqarah: 278)
Mungkin cukup ini dulu penjelasan awal tentang riba, sungguh masih banyak yang akan kita bahas, Insya Allah di lain
waktu akan saya lanjutkan, tapi setidaknya dengan dalil dalil diatas kita sudah
cukup jelas mengetahui bagaimana riba itu diharamkan dalam islam, tentang bgaimana
prakteknya, bagaimana jenis-jenis ribanya, mengapa bunga bank termasuk riba yg
diharamkan serta dampak riba terhadap masyarakat akan dijelaskan pada lain
waktu bila ada yang kurang jelas dan dirasa ada yang salah sarannya sangat di
tunggu syukron katsiran .
Kapitalis atau
liberalis, komando atau sosialis dan terkadang juga ada campuran dari keduanya,
sudah sering akrab terdengar ditelinga kita. Apakah maksud dari kata-kata
tersebut?Yap betul, itu adalah berbagai
macam sistem sistem ekonomi yang terkenal di dunia. Namun tentu saja di setiap
sistem ada kelemahan , di mulai dari Kapitalisme, sederhanya kalau menurut saya
sistem ini bekerja seperti ini, apa saja yang dapat mendatangkan keuntungan
bagi saya, kawan masyarakat atau siapapun yang dirugikan saya tak peduli, dari
sana bisa kita tarik sebuah kelemahan mendasar yang menurut saya paling
menonjol dari sistem ekonomi ini, apa itu? Yah satu kata yang selalu di
ulang-ulang, yaitu “Kebebasan” . karena didalam ekonomi itu kita ketahui
bersama selalu ada yang namanya keseimbangan, namun apabila ada pihak yang
terlalu di untungkan tentu secara otomatis ada pihak yang di rugikan karena
tidak terjadinya keseimbangan tersebut, belum lagi peran pemerintah yang sangat
kurang dalam sistem perekonomian ini, pemerintah hanya berperan sebagai
pengawas , tanpa bisa berbuat banyak karena kata “kebebasan” itu, begitulah
salah satu yang saya ketahui tentang sistem ekonomi ini.
Kemudian
sistem ekonomi komando, sistem ini juga tentu saja memiliki kelemahan, sistem
ini adalah sistem yang dimana semua kegiatan ekonominya diatur oleh pemerintah,
individu hanya bisa menajalankan, tanpa bisa berbuat banyak, semua kebijakan di
atur pemerintah, individu menjadi lebih pasif, kita ambil contoh secara
sederhana, salah satu negara besar yang menganut ini adalah adalah rusia pada
zaman dahulu , dan apa yang terjadi sekarang? Rusia pecah dan sudah terdiri
dari beberapa negara, salah satu penyebabnya pastilah sistem ekonominya yang
bermasalah, contoh lain seperti cina, awalnya mereka memakai sistem ini, namun
lama kelamaan sekarang perekonomian cina semakin bebas, sehingga semakin jauh
dari sistem ekonomi komando atau sosialis, bisa diambil kesimpulan bahwa sistem
ekonomi ini juga mempunya banyak kelemahan sehingga tidak pernah bisa bertahan
lama.
Nah
dari berbagai penjelasan diatas sekarang timbul satu pertanyaan, lalu sistem
apa yang kira-kira terbaik , meminimalisir kelemahan yang ada di sistem-sistem
ekonomi terkenal di atas, mensejahterakan setiap pihak tanpa adanya pihak yang
dirugikan, mengakui milik pribadi tanpa mengacuhkan kepentingan sosial dan
negara? Disinilah saya akan mencoba menjelaskan suatu sistem ekonomi yang
berjaya berabad-abad yang lalu , yang tak akan pernah mati dan hilang sampai
kapanpun, sistem ekonomi yang entah bagaimana tidak di sejajarkan dengan sistem
kapitalis , komando atau campuran yang lebih terkenal di dunia barat sana,
sistem ekonomi yang tidak wajib di ketahui di sekolah sekolah umum di negeri
ini, apa sistem ekonomi itu? Jawabannya adalah“Sistem Ekonomi Islam”.
Baiklah sekarang mari kita kenalan dengan sistem
ekonomi ini. Sebelumnya mungkin ada pertanyaan apa itu ekonomi islam? Dan yang
utama mengapa kita harus mengetahui dan peduli tentang hal ini? Yah sederhana
saja kawan, karena walaupun negeri indonesia ini bukan negri muslim, tapi kita
semua pasti tahu mayoritas kita adalah orang muslim. Terkadang saya heran
mengapa ini tak ada di pelajaran umum di sekolah sekolah umum, entah apa yang
menyebabkan orang islam tak mau mempelajari dan bahkan tidak peduli dengan
sistem yang sudah ada sejak berabad-abad yang lalu, sistem yang sempurna karena
turun dari langit bersumber dari Al-Quran dan sunnah, berbeda dengan sistem
ekonomi lain yang diciptakan dari pemikiran manusia manusia yang dikatakan
jenius di zamannya masing-masing. Hanya saja setelah sang pemikir tersebut
telah tiada, tentu persoalan akan menjadi lain karena di setiap zaman
permasalahan ekonominya pun mungkin berbeda-beda. Yap cukup tentang alasan
kenapa kita harus mengetahui sistem ekonomi ini, mari kita masuk ke pokok
pembicaraan, apa itu ekonomi islam?
Ekonomi
islam atau biasa juga disebut Ekonomi syariah adalah sistem ekonomi yang
berasal dari Al Quran dan Sunnah, yang berarti berasal dari Allah , tuhan
semesta alam, tidak ada cacat didalam sistem ekonomi ini, kita ambil contoh
sederhana, misalkan dari sistem ekonomi kapitalis yang sangat mengutamakan
kebebasan, di dalam sistem ekonomi Islam, Individu dibebaskan melakukan
kegiatan ekonomi sama halnya seperti ekonomi kapitalis, namun ada hal-hal yang
membatasi kebebasan tersebut, misalkan tidak boleh merugikan orang lain, akad
dan perjanjian harus jelas, sehingga tidak akan terjadi penipuan , lalu kalau
dibandingkan dengan komando, dalam sistem ekonomi islam, pemerintah tetap
mengatur jalannya perekonomian namun tidak sampai mengekang individu tersebut
dalam menjalankan bisnisnya dan kegiatan ekonominya, berbeda dengan komando
yang hak individu benar-benar tidak diakui. Begitulah islam mengatur semuanya
,sehingga saya rasa akan timbul yang
dinamakan keseimbangan ekonomi yang merupakan salah satu tujuan utama dari
sistem ekonomi diseluruh dunia ini.
Lalu
sekarang terkadang timbul juga berbagai opini yang berkata seperti ini, “wah
namanya saja sistem ekonomi islam, berarti hanya di peruntukkan untuk orang
islam saja ? bagaimana dengan orang yang tidak beragama islam? Tentu saja pasti
dirugikan?” . Kembali saya tegaskan disini , sistem ekonomi ini tidak mempunyai
cacat sedikit pun, islam pun mengatur hubungan dengan nonmuslim, bukankah saya
katakan tadi bahwa ada kebebasan namun tetap ada yang membatasi? Itu juga
berlaku untuk nonmulim, hubungan bisnis atau ekonomi tetap bisa berjalan
seperti biasa, namun diharamkan bila ada unsur-unsur yang merugikan orang lain,
termasuk juga nonmuslim, jadi sesungguhnya sistem ekonomi ini bukan hanya untuk
orang muslim, tapi untuk seluruh umat di dunia, karena sesungguhnya islam itu
adalah rahmat untuk seluruh alam.
Namun
tentu saja apabila dalam suatu keadaan sistem ini masih banyak ditemukan
kekurangan, saya katakan itu bukanlah kesalahan sistemnya, tapi saya yakin itu
hanyalah sekadar kesalahan individu yang menjalankan sistem ini, karena seperti
yang kita ketahui tentu saja tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini,
karena itu marilah kita saling bahu membahu membantu memajukan sistem ekonomi
ini sehingga sistem ini semakin maju dan bukan hanya menjadi alternatif, namun
menjadi solusi bagi seluruh permasalahan umat di dunia.
Bagaimana?
Sudah cukup kenal dengan sistem ekonomi islam? Saya rasa ini sangat sangat
belum cukup untuk memperkenalkan sistem ekonomi yang begitu sempurna ini ,
namun mungkin saat ini, sebagai permulaaan hanya ini yang ingin saya paparkan
tentang sistem ekonomi islam ini, semoga dengan tulisan ini umat islam lebih
peduli dengan sistem ekonominya sendiri, sehingga kita sebagai umat islam dapat
kembali memimpin dan membawa umat islam jaya seperti halnya yang dilakukan
baginda Rasulullah s.a.w dan para sahabat berabad-abad yang lalu.